IHK / CPI Indikator Inflasi

Indeks Harga Konsumen - Pembahasan dan Perhitungan

 
 
Indeks Harga Konsumen (IHK) atau biasa disebut juga Consumer Price Index (CPI) secara sederhana merupakan perbandingan antara harga dengan suatu paket komoditas dari suatu kelompok barang atau jasa (market basket) pada suatu periode waktu terhadap harganya pada periode waktu yang telah ditentukan (tahun dasar). Jadi IHK/CPI ini mengubah harga berbagai barang dan jasa menjadi sebuah indes tunggal yang mengukur seluruh tingkat harga.
Berdasarkan IHK inilah kemudian didapat besaran angka inflasi/deflasi, yaitu besarnya persentase perubahan IHK antar periode.
Angka inflasi/deflasi mencerminkan kemampuan daya beli dari uang yang dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semakin tinggi inflasi maka semakin rendah daya beli dari uang dan dengan sendirinya semakin rendah pula daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa kebutuhan rumah tangga. Laju inflasi yang tidak terlalu tinggi akan membuat stabilitas tetap terjaga dan roda perekonomian dapat terus bergulir. Selain itu IHK juga digunakan sebagai :
  • Indikator untuk melihat fluktuasi harga yang terjadi.
  • Sebagai data dasar untuk perhitungan pendapatan nasional/regional.
  • Berbagai analisa harga dapat dipakai sebagai dasar perencanaan pembangunan sosial ekonomi lainnya.
 
BPS selaku badan pemerintah yang bertugas mengeluarkan laporan IHK tiap bulannya menggolongkan/mengelompokkan barang konsumsi di Indonesia menjadi 7 kelompok, yaitu :
  • Bahan Makanan.
  • Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau
  • Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan bakar.
  • Sandang.
  • Kesehatan.
  • Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga.
  • Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan.
 
Pengelompokan ini diperlukan untuk mempermudah perhitungan rata-rata dari seluruh harga. Ada beberapa langkah dalam penghitungan IHK/CPI.
1.    Tentukan Market Basket-nya
Disini kita menentukan harga-harga barang yang paling penting bagi konsumen.
2.    Tentukan harga-harganya.
Menetapkan harga setiap market basket dalam satu periode.
3.    Hitung harga seluruh isi keranjang.
Menghitung jumlah harga keseluruhan isi keranjang barang dan jasa dari waktu ke waktu.
4.    Pilih tahun pokok dan hitung indeksnya.
Pilih tahun pokok yang digunakan sebagai patokan tahun-tahun lainnya. Penentuan tahun dasar berdasarkan beberapa kriteria berikut :
  • Tahun dengan kondisi perekonomian yang relatif stabil
  • Tidak terlalu jauh dengan tahun-tahun tertentu
  • Tahun di mana terjadi perubahan penting  
5.    Hitung laju inflasi.
Langkah akhir untuk penghitungan IHK adalah menghitung laju inflasi yang terjadi.

Secara matematis rumus untuk menghitung IHK/CPI adalah :
 
cpi formula